Transterior Menjadi Tren Desain Interior 2017
27 May 2017

Rumah menjadi tempat singgah paling nyaman bagi pemiliknya. Setelah beraktivitas dan menjalani rutinitas yang membuat lelah, rumah menjadi satu-satunya tujuan seseorang untuk melepaskan penat dan beristirahat. Kenyamanan setiap rumah tentu saja ditentukan juga oleh desain interior setiap ruangnya. Desain interior yang mengikuti perkembangan zaman dan sesuai selera pemilik rumah.

Seperti yang diceritakan oleh Desainer mebel dan dekorasi ruangan dari Australia saat mempromosikan program terbarunya, The Apartment: Rising Stars Edition, Jamie Durie, desain interior setiap tahunnya selalu mengalami perkembangaan. Saat ini, tren desain interior yang populer, lebih ke gaya transterior dengan konsep biomimikri, dimana bahan dan struktur dapat didaur ulang dan ramah lingkungan yang kemudian dikreasikan ulang menjadi desain interior yang indah. 

Entah itu bahan dasar mebel atau dekor berasal dari alam, atau wallpaper yang diinspirasikan oleh dedaunan atau alam. Bisa juga tekstil dekor yang mengambil warna-warna alam. Benar-benar membawa alam ke dalam rumah. Gaya seperti ini juga menghubungkan orang kembali pada alam dan menyehatkan para penghuninya," ujarnya.

Jamie menilai transterior menjadi desain yang cocok dengan budaya Indonesia. Alasannya, Indonesia merupakan negara tropis yang memiliki banyak kekayaan alam untuk dijadikan inspirasi. 

Selain itu, tren seperti ini cocok untuk filosofi kekeluargaan di Indonesia dimana rumah nenek, paman, bibi, kakak tinggal berdekatan. Transterior cocok dengan budaya Indonesia yang penuh kekeluargaan. Keharmonisan keluarga juga bisa selaras dengan keharmonisan alam di dalam rumah," ucapnya.

Tertarik dengan Transterior?, Anda bisa mencobanya.

Latest News