STRATEGI IDEAL UNTUK GENERASI MILLENNIAL
04 December 2017

Di berbagai media banyak bermunculan pembahasan mengenai generasi millenial, yang nyatanya istilah itu sudah menjadi percakapan sehari-hari. Sebagai gambaran singkat, Generasi Milenial atau dengan nama lain Generasi Y didefinisikan sebagai kelompok manusia yang lahir pada akhir tahun 80-an dan awal 90-an. Mereka disebut milenial karena satu-satunya generasi yang pernah melewati milenium kedua sejak teori generasi ini diembuskan pertama kali oleh Karl Mannheim pada 1923.


Generasi Millennial merupakan pangsa pasar ideal untuk digital marketing. Yang memiliki karakteristrik khusus seperti seperti gemar mengikuti tren, sadar teknologi, cenderung berpikiran lebih luas dan terbuka, haus informasi, tidak segan mengucurkan banyak uang untuk belanja produk fashion,?gadget?berteknologi termutakhir atau makan di?cafe?dan restoran kekinian, kurang menyukai kekakuan birokratis, serta cenderung menghargai sesuatu yang bernilai otentik. Mereka beranggapan dengan terus mengikuti gaya hidup kekinian, hal tersebut akan menunjang karier mereka dan membuka peluang networking?yang lebih baik.


Millenial saat ini menjadi salah satu target atau konsumen terpenting untuk dunia Digital Marketing.Jika Anda berminat mempromosikan bisnis ke generasi millennial sebagai pangsa pasar utama, Anda harus memahami karakteristik generasi ini, serta menyesuaikan jenis pemasaran. Jumlah generasi Millenial kini jumlahnya semakin bertambah, sehingga mereka menjadi kelompok yang memiliki pengaruh besar terhadap tren pemasaran dan bahkan bisa menciptakan tren baru.


Pengusaha masa kini harus sadar terhadap pengaruh ini ketika merancang strategi pemasaran modern. Ditambah dengan kecenderungan Millenial  yang tak terpisahkan dari teknologi seperti ponsel pintar, tablet, laptop dan komputer, sehingga bentuk pemasaran harus memperhitungkan hal ini. Digital marketing merupakan bentuk pemasaran yang cocok untuk mengenai pangsa pasar dari generasi millennial. untuk membidik pasar millennial harus memahami strategi pemasaran sebagai berikut:


Rekomendasi Melalui Sosial Media
Sosial media bukan hanya sekadar sebagai media untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain, melainkan juga digunakan sebagai sumber untuk mendapatkan informasi terbaru, berita terkini, dan sarana untuk menggali dan menciptakan tren kekinian. Banyak kini anak muda mencari berbagai produk atau jasa melalui rekomendasi di sosial media. Beragam sosial media sudah ada dengan segala fitur dan fungsinya yang menarik, setelah Facebook dan Twitter, sekarang sudah mencakup Instagram, Whatsapp, Pinterest, Path, Snapchat, Youtube, dan sebagainya. Millenial sudah semakin jarang menonton TV bahkan membaca surat kabar, karena mereka memilih semuanya di internet melalui sosial media. Salah satu strategi rekomendasi yang bisa dilakukan adalah bekerjasama dengan selebriti untuk mempromosikan sebuah merk melalui Twitter atau instagram. Hal tersebut dapat mempengaruhi generasi millenial.


Iklan Menarik & Tidak Memaksa

Seperti yang disampaikan sebelumnya, Millenial enggan dengan sesuatu yang sifatnya “memaksa”, tidak menyukai dengan hal yang sifatnya menyuruh. Iklan yang disukai dan dapat memancing para Millenial cenderung kreatif, nyeleneh, dan orisinal. Melalui digital marketing, buatlah iklan yang sesuai dengan karakter The Millenials. Seperti istilah “out of the box”, hal-hal yang terlihat tidak umum dan berbeda justru akan membuat para generasi Y ini suka dan mudah untuk diingat.


Reward Memikat
Millenial antusias dalam mencari kesempatan untuk mendapatkan hadiah. Itulah mengapa pebisnis senang menggunakan sosial media untuk berpromosi dan membagikan hadiah kepada para pelanggannya yang setia dan menjadi bagian dari sosial media. Misalnya, jika pelanggan ingin mendapatkan reward, mereka harus bergabung dalam jejaring sosial media si pemilik bisnis, mengajak teman dengan men-tag teman untuk turut bergabung dan pelanggan bisa mendapatkan imbalan seperti voucher, diskon khusus, atau barang gratis.


Bidik Kelompok Sosial
Berbeda zaman berbeda pula cara yang dilakukan dalam membidik target pasar. Dengan perkembangan teknologi dan tren yang semakin maju, para pebisnis harus mulai berpikir untuk melakukan strategi yang dilakukan dengan menentukan siapakah yang menjadi sasaranya?. Dulu dalam berbisnis segmentasi hanya dilihat dari rentang usia. Saat ini sudah berbeda, semua kalangan bisa dijadikan sebagai target pasar. Tidak perlu lagi melihat usia melainkan lakukan untuk membidik suatu kelompok atau komunitas. Misalnya, olahraga lari tidak hanya dilakukan oleh para usia muda, usia tua pun masih ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Sementara dalam bisnis properti, tidak hanya orang yang sudah berumur dan berpengalaman yang ingin memiliki properti. Kini generasi muda pun sudah berpikir cara untuk berinvestasi properti.
Membidik kelompok akan memberikan pemasaran yang lebih fokus dan terpusat serta mudah dikembangkan. Untuk itu melakukan strategi pemasaran digital yang menarik sangat penting dilakukan agar mau dilirik produk atau jasa Anda oleh generasi millenial.

Latest News